H. Editiawarman, Sekretaris II DPRt Forkabi Cipete Utara: Membuktikan Cinta pada Keluarga dengan Aktif di Forkabi

Beristerikan wanita Betawi membuat Haji Editiawarman memiliki kedekatan danperhatian yang luar biasa terhadap kemajuan anak Betawi. Kedekatan dan perhatiannya itu dibuktikannya dengan aktif menjadi salah seorangan pengurus Forkabi di tingkat Dewan Pimpinan Ranting (DPRt). Kini Haji Edi, begitu beliau akrab disapa, dipercaya untuk mengemban amanah sebagai Sekretaris II DPRt Forkabi Kelurahan Cipete Utara.

H. Edi dan Istri

Aktif di Forkabi bagi Haji Edi merupakan manifestasi dari rasa cintanya kepada keluarga. Sebagai menantu di Betawi karena isterinya orang Betawi dan kini dia hidup membina keluarga di tanah Betawi, maka dirinya merasa terpanggil untuk aktif di Forkabi. “Saya merasa memiliki kewajiban dan tanggung jawab moral untuk bersama-sama anak Betawi yang lainnya bersatu padu dalam sebuah wadah yang bertujuan untuk mengangkat harkat dan martabatnya,” demikian ungkap lelaki gagah berdarah Minang kepada Batavia News beberapa waktu lalu.

Kalau pilihannya jatuh pada Forkabi, di antara seratus lebih Ormas Betawi yang ada, karena dilihatnya Forkabi banyak menggelar kegiatan sosial dan dalam setiap aktifitasnya lebih mengedepankan sifat santun sebagai cerminan dari tingkat intelektual para pengurusnya. Disamping itu, tambah suami dari Hajah Juriah, ruang lingkup pergerakan Forkabi itu sangat luas yang dibuktikan dengan sudah terbentuknya DPD Forkabi se-Jabodetabek serta struktur kepengurusannya sampai tingkat Rukun Warga (RW) yang kita sebut dengan Subran. “Belum ada organisasi Betawi lain yang kita lihat mampu melebarkan sayap sampai ke tingkat RW seperti yang sudah dilakukan oleh Forkabi,” ungkap ayah dari Muhammad Reza Warman, Muhammad Iqbal Warman, Muhammad Fariz Warman, Muhammad Al Athariq Warman, dan Elma Erisa Warman.

Sifat keterbukaan di Forkabi, tambah Haji Edi yang bekerja sebagai karyawan di salah satu BUMN, juga menjadi daya tarik tersendiri. Siapa saja boleh aktif di Forkabi selama mau mematuhi AD/ART dan peraturan organisasi yang sudah ditetapkan. “Selain itu Forkabi tidak berafiliasi dengan parpol manapun. Sehingga kita yang terkotak-kotak dalam dunia politik karena beda parpol bisa bersatu padu di dalam Forkabi,” ujar Haji Edi yang amat merasa bersyukur karena sang isteri tercinta, Hajah Juriah, amat mendorong dan mendukung keterlibatannya aktif di Forkabi.

H. Edi dan Keluarga

Bahkan belakangan ini, menurut Haji Edi, isterinya kerap mengingatkan agar dirinya tidak ikut-ikutan terbawa arus bila terjadi bentrokan di antara sesama ormas Betawi, tetapi harus bisa menjembatani agar bentrokan itu bisa dimininalisasikan. “Kalau ada ribut-ribut sesama ormas Betawi, apalagi kalau beritanya sampai masuk media cetak atau televisi, isteri saya pasti langsung mengingatkan saya,” terang Haji Edi di antara derai tawanya.

Mengenai benturan yang kerap terjadi di antara anggota Ormas Betawi, Haji Edi menyatakan dirinya juga merasa heran bercampur aneh mengapa kerap terjadi benturan di antara Ormas Betawi. Berdirinya Ormas Betawi kan memiliki tujuan yang sama, yaitu untuk mengangkat harkat dan martabat kaum Betawi. Lantas, mengapa hanya karena persoalan yang kelihatannya sepele bisa terjadi benturan yang pada akhirnya merusak citra Betawi itu sendiri? “Harapan saya sebaiknya para elit Ormas Betawi duduk satu meja untuk mengeratkan ukhuwah di antara sesama anak Betawi sekaligus mencari akar permasalahan yang sesungguhnya agar bentrokan itu dapat dihindari dan kita mampu bersinerji memajukan anak Betawi meski beda ormas atau bendera,” imbuh Haji Edi.

Sementara itu, Haji Edi yang juga sukses dengan usaha rumah makannya menambahkan, bagi anak Betawi yang berada dalam wadah Forum Komunikasi Anak Betawi juga dituntut untuk meningkatkan kemampuan berkominukasi. “Namanya juga Forum Komunikasi, jadi wajar dong kalau kita belajar terus untuk meningkatkan kemampuan berkomunikasi. Dengan kemampuan berkomunikasi yang baik tentu kita dapat mencegah kesalahpaham yang mungkin timbul. Sehingga apabila muncul persoalan besar kita mampu mengecilkannya dan persoalan kecil mampu kita tuntaskan dengan tidak menyinggung perasaan individu atau kelompok,” paparnya.

Disinggung mengenai eksistensi Ormas Betawi yang kerap mendapat stempel organisasi KTP alias organisasi yang aktivitasnya hanya sebatas kondangan, ta’ziah, dan pelantikan tanpa aktivitas yang jelas dan terprogram rapi untuk meningkatkan SDM para anggota, Haji Edi tertawa kecil. Katanya diujung tawa, “Mungkin memang baru sebatas itu yang mampu dijalankan. Tetapi kita kan terus berupaya untuk meningkatkan kemampuan agar cepat maju. Ya, mulai dari yang kecil-kecil dululah. Nanti juga akan kita kembangkan sejalan dengan peningkatan kemampuan anggota kita. Yang penting untuk saat ini kita dapat menjaga silaturahim dengan sesama anak Betawi khususnya dan anak bangsa pada umumnya. Sehingga kita mampu menjadi tuan rumah yang baik. Tuan rumah yang dihormati dan disegani karena akhlak kita yang baik,” urai Haji Edi yang mencoba menjadikan aktivitas keseharian yang dilakoninya menjadi ladang ibadah untuk dirinya dan keluarganya.

Idealnya, menurut Haji Edi, Ormas Forkabi harus rajin mengadakan kegiatan pelatihan ketrampilan yang berkaitan dengan upaya peningkatan SDM para anggotanya. Baik kegiatan itu dilaksanakan sendiri ataupun bekerjasama dengan pihak pemerintah atau swasta. “Di samping itu sebagai individu kita juga harus berupaya untuk meningkatkan kemampuan kita sehingga mampu mengharumkam nama Forkabi. Sebagai individu yang aktif di Forkabi kita harus mau membuka diri dan mau terus belajar untuk meningkatkan SDM kita sehingga kita bisa tampil sebagai individu yang tangguh,” pungkas Haji Edi yang memiliki falsafah hidup; untuk meraih sukses di luar rumah kita harus setia dan jujur dalam kehidupan rumah tangga serta patuh dan hormat kepada kedua orang tua.***

Jamiel Loellail Rora

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: