Ada Apa di Balik Kegeramanan AS Terhadap Program Nuklir Iran?

Ahmadinejad, simbol perlawanan terhadap arogansi Barat

Sejak beberapa tahun belakangan dunia seolah dijejalkan satu informasi atau isu yang dikembangkan oleh Amerika Serikat (AS) tentang ancaman nuklir Republik Islam Iran. Isi informasi tersebut seperti diketahui, bahwa Iran dikabarkan tengah membuat senjata nuklir sehingga Negara tersebut dinilai menjadi pokok ancaman perdamaian dunia dan kawasan Timur Tengah khususnya.

Bagi negara atau orang yang tidak mau menggunakan logika berpikirnya dan cenderung mengikuti arus mayoritas, tentunya informasi yang dikeluarkan AS ini akan disetujuinya. Namun tidak demikian dengan Negara atau orang yang mau menggunakan logika berpikirnya.

Sebenarnya, apa yang dituduhkan AS terhadap Iran telah terbantahkan oleh penyelidikan dari Badan Energi Atom Internasional (IAEA) yang ternyata tidak pernah menemukan indikasi penyimpangan dalam program nuklir Iran.  Pertanyaannya adalah, mengapa AS dan beberapa Negara sekutunya demikian “ngotot” ingin menutup program nuklir Iran? Mungkinkah jawabannya akan sama seperti ketika AS menyerang Afghanistan dan Irak, yaitu masalah keserakahan AS akan sumber-sumber energi dunia? Wallahu’alam.

Seperti telah banyak diuraikan oleh para ahli perminyakan, bahwa pada suatu saat minyak bumi yang hingga kini masih menjadi sumber energi nomor satu dunia akan habis. Kemungkinan dalam kurun waktu 40 hingga 60 tahun bahan energi tersebut akan habis digunakan, karena bahan tersebut adalah bahan fosil yang tak dapat diperbaharui (non renewable).

Saat ini AS merupakan konsumen (pemakai) minyak bumi terbesar di dunia. Kebutuhan AS akansumber energi minyak bumi melebihi kebutuhan negara lainnya. Karena kebutuhan itulah kemudian AS melalui kekuatan politiknya mampu menguasai sumber-sumber energi minyak bumi yang ada di dunia. Alasan ini pula yang menyebabkan AS menyerang Irak dan Afghanistan dengan “topeng” demokrasinya.

Mengapa AS begitu mempermasalahkan program nuklir Iran yang sudah jelas melalui penyelidikan IAEA disebutkan sebagai program nuklir damai?

Ada sumber yang mengatakan, bahwa, jika suatu saat minyak bumi habis, maka tidak ada sumber energi lain yang lebih efisien digunakan selain energi nuklir. Karena itulah banyak Negara di dunia termasuk AS telah mengembangkan pembangkit energi tenaga nuklir guna mengantisipasi habisnya cadangan minyak bumi dunia. Kekhawatiran inilah yang kemudian berkembang menjadi sebuah keinginan untuk memonopoli sumber energi nuklir di dunia.

Dengan keterangan tersebut menjadi sangat jelas bagi kita bahwa keinginan AS untuk menutup program nuklir Iran disebabkan keinginan mereka (AS dan sekutunya) untuk memonopoli energi nuklir pada suatu ketika cadangan minyak bumi habis. Inilah gambaran sesungguhnya dari negara-negara kapitalis. Seseungguhnya pada diri mereka belum lenyap sifat-sifat imperialis nan serakah. Mengenai tudingan yang menyatakan proyek nuklir Iran akan menghancurkan perdamaian dunia, hal itu hanya sebuah alasan subjektif untuk menutupi alasan sebenarnya.

Iklan

One Response to Ada Apa di Balik Kegeramanan AS Terhadap Program Nuklir Iran?

  1. anonim says:

    jangankan pokok ancaman perdamaian dunia dan kawasan Timur Tengah khususnya. yang jelas2 terjadi yang mengancam perdamaian dunia di palestine aja di diamin sama AMERIKA BANGSAT ……!!!!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: